Kenali 3 Variasi Martabak di Indonesia

Kamu pecinta martabak? Martabak di Indonesia memang sangat terkenal, beberapa diantaranya selalu ramai dengan pengunjung. Seringkali martabak dijadikan oleh oleh untuk sang mertua atau “calon” mertua. Hal tersebut mungkin disebabkan karena martabak adalah makanan yang bisa dinikmati semua orang dan harganya tidak terlalu mahal.

Sebetulnya banyak yang mungkin lebih mahal sedikit dari martabak dan bisa dinikmati juga oleh semua kalangan, namun martabak sudah menjadi ciri khas Indonesia dimana hanya dengan martabak seseorang bisa menjadi kenyang. Pilihan rasa yang bisa dinikmati banyak orang juga menjadi salah satu alasan mengapa martabak mudah diterima semua orang.

Martabak sangat lezat apabila dinikmati sangat masih hangat. Tapi taukah kamu bahwa martabak juga memiliki beragam variasi baik dari bentuk maupun bahan dasarnya?

Nah, kalau kamu mau tau, berikut ini macam macam variasi martabak yang ada di Indonesia.

1. Martabak Manis

Ini adalah martabak yang paling sering dibeli, betul? Martabak manis terkenal karena memiliki adonan yang tebal dan cukup mengenyangkan apabila dimakan lebih dari 1 potong. Banyak yang menyukai makanan ini karena isiannya yang berlimpah.

Tidak hanya cokelat, tapi juga ada kacang, keju, susu, kitkat, greentea, milo, red velvet, nuttela, selai, ovomaltine, meses, tiramisu, dan masih banyak lagi. Hal inilah yang membuat martabak manis disukai banyak orang, karena siapapun bisa memilih varian rasa sesuai dengan yang diinginkan, bahkan beberapa rasa tersebut bisa dicampur.

Uniknya, tidak hanya isi yang bervariasi, namun adonan dari martabak ini juga cukup bervariasi seperti adonan greentea, red velvet, oreo, pandan, atau original. Itu sebabnya, karya pada martabak manis tidak pernah berhenti. Karena bisa diolah dengan sedemikian rupa.

2. Martabak Telur

Variasi martabak ini menjadi pilihan kedua setelah martabak manis. Kalau kamu ata keluarga pasanganmu tidak terlalu menyukai manis atau sedang menghindari makanan manis, mungkin martabak telur bisa menjadi solusinya.

Memiliki cita rasa yang cukup asin dan gurih, martabak ini bisa dinikmati langsung atau disantap dengan nasi hangat. Martabak telur sebetulnya berasal dari India dengan adonan yang elastis namun saat digireng menciptakan tekstur yang renyah. Bagian luar martabak ini gurih, namun di dalamnya terasa cukup lembut dan enak. Martabak telur berisi daun bawang, telur, daging cincang, dan adonan lain yang kemudian di lipat dan dimasak hingga adonan menyatu dengan baik.

3. Martabak piring

Nah, martabak ini masih cukup langka untuk ditemukan di Indonesia. Hampir mirip dengan crepes, namun martabak ini adalah jajanan zaman dulu yang masih ada hingga saat ini. Martabak piring dimasak dengan cara dan alat alat tradisional.

Pertama, adonan dimasukkan ke dalam piring seng lalu dipanggan di arang, setelah itu baru bisa disajikan. Terdapat beberapa varian topping seperti keju, cokelat, kacang, hingga buah Nangka. Kamu bisa menemukan makanan ini di daerah Jawa Timur.